Lompat ke konten utama

Edisi

Edisi — 17 November 2014

143 berita

Edisi ini menampilkan berita pada tanggal 17 November 2014, diurutkan menurut nomor halaman koran (1–12).

November 2014

Kalender edisi November 2014. Tanggal tanpa berita ditandai merah dan tidak dapat dipilih.
Sen Sel Rab Kam Jum Sab Min
1 November 2014 2 November 2014
3 November 2014 4 November 2014 5 November 2014 6 November 2014 7 November 2014 8 November 2014 9 November 2014 — tidak ada edisi
10 November 2014 11 November 2014 12 November 2014 13 November 2014 14 November 2014 15 November 2014 16 November 2014
17 November 2014 18 November 2014 19 November 2014 20 November 2014 21 November 2014 22 November 2014 23 November 2014
24 November 2014 25 November 2014 26 November 2014 27 November 2014 28 November 2014 29 November 2014 30 November 2014

Ada edisi Tidak ada edisi

Dua Kanibal Brasil Dibui 23 Tahun Penjara BRASILIA—Pengadilan di Orlinda, Brasil akhir pekan kemarin menjatuhkan hukuman 20 hingga 23 tahun penjara kepada tiga terdakwa pembunuhan dua wanita. Selain menghabisi nyawa, mereka juga memakan dan menjual daging korban. Dikutip dari standard.co.uk, Minggu (16/11) Jorge Beltrao Negromonte da Silveira bersama istrinya, Isabel Cristina Pires, masing-masing diganjar 23 dan 20 tahun penjara. Sementara wanita simpanan Jorge, Bruna Cristina Oliveira da Silva, dijatuhi hukuman 20 tahun penjara. Pengacara terdakwa mengatakan kepada wartawan, mereka akan mengajukan banding atas putusan tersebut. Ketiganya ditangkap pada April 2012. Polisi menyatakan mereka telah mengakui kejahatan yang dilakukan. Pada saat itu, tiga terdakwa mengaku menganut suatu sekte yang mengajarkan pemurnian dunia dan pengurangan penduduk. Polisi mengatakan ketiganya memancing para korban datang ke rumah mereka dengan menjanjikan pekerjaan sebagai pengasuh. Pihak berwenang mengatakan ketiganya menggunakan daging korban untuk membuat kue yang disantap oleh mereka bersama anak-anaknya. Kue-kue tersebut juga dijual ke beberapa tetangga. (tiw) Warga Rumania Pilih Presiden BUKARES—Rumania menggelar pemilu untuk memilih presiden, Minggu (15/11), menggantikan Traian Basescu yang telah 10 tahun berkuasa. Perdana Menteri (PM), Victor Ponta, dijagokan memimpin perolehan suara dalam pesta demokrasi tersebut. Menurut jajak pendapat terbaru Ponta, 42, dari Partai Demokrat Sosialis masuk dalam Pemilu putaran kedua dengan dukungan 54 persen suara melewati saingannya, Klaus Iohannis. Pada saat yang sama Iohannis, 55, yang berasal dari etnis Jerman di Rumania tampaknya tidak nyaman di depan kamera karena menghadapi tudingan ia bukan penduduk Rumania asli. Meski demikian, seorang guru, Rodica Avram, mengatakan dia memilih untuk suatu perubahan. "Selama 25 tahun terakhir kami telah mendengar tidak apa-apa kecuali kebohongan dan janji-janji yang tidak ditepati. Saya berharap kami akhirnya akan memiliki presiden yang menghormati orang-orang dan melakukan apa yang dia berjanji," katanya setelah memberikan suara di Buchares. (tiw)

Internasional ·