Lompat ke konten utama

Edisi

Internasional

24,576 berita
Semua Rubrik 180

Dua Kanibal Brasil Dibui 23 Tahun Penjara BRASILIA—Pengadilan di Orlinda, Brasil akhir pekan kemarin menjatuhkan hukuman 20 hingga 23 tahun penjara kepada tiga terdakwa pembunuhan dua wanita. Selain menghabisi nyawa, mereka juga memakan dan menjual daging korban. Dikutip dari standard.co.uk, Minggu (16/11) Jorge Beltrao Negromonte da Silveira bersama istrinya, Isabel Cristina Pires, masing-masing diganjar 23 dan 20 tahun penjara. Sementara wanita simpanan Jorge, Bruna Cristina Oliveira da Silva, dijatuhi hukuman 20 tahun penjara. Pengacara terdakwa mengatakan kepada wartawan, mereka akan mengajukan banding atas putusan tersebut. Ketiganya ditangkap pada April 2012. Polisi menyatakan mereka telah mengakui kejahatan yang dilakukan. Pada saat itu, tiga terdakwa mengaku menganut suatu sekte yang mengajarkan pemurnian dunia dan pengurangan penduduk. Polisi mengatakan ketiganya memancing para korban datang ke rumah mereka dengan menjanjikan pekerjaan sebagai pengasuh. Pihak berwenang mengatakan ketiganya menggunakan daging korban untuk membuat kue yang disantap oleh mereka bersama anak-anaknya. Kue-kue tersebut juga dijual ke beberapa tetangga. (tiw) Warga Rumania Pilih Presiden BUKARES—Rumania menggelar pemilu untuk memilih presiden, Minggu (15/11), menggantikan Traian Basescu yang telah 10 tahun berkuasa. Perdana Menteri (PM), Victor Ponta, dijagokan memimpin perolehan suara dalam pesta demokrasi tersebut. Menurut jajak pendapat terbaru Ponta, 42, dari Partai Demokrat Sosialis masuk dalam Pemilu putaran kedua dengan dukungan 54 persen suara melewati saingannya, Klaus Iohannis. Pada saat yang sama Iohannis, 55, yang berasal dari etnis Jerman di Rumania tampaknya tidak nyaman di depan kamera karena menghadapi tudingan ia bukan penduduk Rumania asli. Meski demikian, seorang guru, Rodica Avram, mengatakan dia memilih untuk suatu perubahan. "Selama 25 tahun terakhir kami telah mendengar tidak apa-apa kecuali kebohongan dan janji-janji yang tidak ditepati. Saya berharap kami akhirnya akan memiliki presiden yang menghormati orang-orang dan melakukan apa yang dia berjanji," katanya setelah memberikan suara di Buchares. (tiw)

Internasional ·